Have any questions?

+62 251 754 0040

U N D U H

5 buku Manual RIL


 

Layanan Kami

...Program Pelatihan GIS (Geographic Information System), GPS (Global Positioning System).  Pembuatan peta kontur untuk area di seluruh wilayah Indonesia.  Pelatihan pelaksanaan RIL (Reduced Impact Logging) dalam rangka pengelolaan hutan lestari ...

 
 

RIL Verified

Program menghubungkan Hutan dengan Pasar dikembangkan oleh TFF-Indonesia pada tahun 2003, kini program ini ditetapkan untuk memberikan jaminan yang kuat dan transparan legalitas asal kayu...

 
 

Sertifikasi Hutan

TFF-Indonesia telah menjadi pendukung utama sertifikasi FSC sebagai tenggapan penciptaan platform pendanaan yang khusus dirancang untuk mendorong sertifikasi hutan di Indonesia ...

Proyek TFF

NASA - Winrock

NASA Winrock01Dengan dana dari Sistem Pemantauan Carbon - NASA, kelompok konsultan Applied GeoSolutions (AGS) memimpin upaya untuk meningkatkan kemampuan pemantauan hutan di Indonesia. Tim proyek, dengan anggota dari Winrock, Jet Propulsion Laboratory, University of New Hampshire, Wageningen University, dan University of Virginia, bekerja sama dengan LAPAN, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, untuk mengumpulkan dan menganalisa citra LiDAR dari seluruh Kalimantan. Peran TFF adalah untuk mengumpulkan data biomassa di areal berbagai HPH di mana cakupan LiDAR telah diperoleh.

Proyek D A F F

AUS agri for fishTFF baru saja menyelesaikan semua kegiatan di bawah proyek hibah Pemerintah Australia, Departemen Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DAFF) di bawah Asia Pacific Forestry Skills and Capacity Building Programme (APFSCBP). Pendanaan telah disediakan untuk mendukung program TFF Forest-Market Linking yang melibatkan pelatihan RIL serta penilaian dasar legalitas dan audit CoC. Bersama-sama dengan proyek RAFT, hibah dari proyek Australia telah sangat membantu dalam memungkinkan TFF untuk memenuhi semua permintaan pelatihan RIL.

Proyek  R A F T

RAFTResponsible Asia Forestry and Trade (RAFT), dibangun di atas keberhasilan dari Global Development Alliance, sebuah program yang disponsori USAID di Indonesia. RAFT bekerja dengan produsen kayu hutan di Indonesia, Malaysia, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Papua New Guinea. Selain itu, RAFT bekerja di negara-negara lain seperti China, Jepang, Singapura, anggota Uni Eropa, dan AS untuk mengatasi kebijakan pengadaan dan investasi yang mempromosikan perdagangan kayu legal.

Proyek I T T O

itto logoThe International Tropical Timber Organization (ITTO) telah mengeluarkan undangan untuk perusahaan HPH sektor swasta kecil dan menengah dari negara-negara anggota ITTO, untuk berpartisipasi dalam skema percontohan untuk menguji kelayakan mengadopsi sistem pelacakan kayu sebagai sarana memperkuat tata hukum hutan dan penegakan dan mempromosikan produksi dan perdagangan kayu dari hutan secara legal dan dikelola secara lestari.

Proyek B P

bp logo01Rencana Studi Pemanenan untuk Proyek Perluasan Tangguh dari British Petrolium di Papua Barat. Proyek Ekspansi Tangguh (TEP) di Teluk Bintuni Papua Barat merupakan salah satu lokasi yang dioperasikan oleh British Petrolium (BP). Proyek ini diselenggarakan dan dilaksanakan oleh tim konsorsium Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai pemimpin proyek. Dalam pelaksanaan proyek, tim IPB berkolaborasi dengan tim dari Universitas Papua (UNIPA) bertanggung jawab untuk pengumpulan data lapangan, dan dengan tim Tropical Forest Foundation (TFF) bertanggung jawab untuk jaminan kualitas proyek dan memberikan pelatihan teknis untuk tim survei.

Proyek USAID - IFACS

usaid logoProyek USAID IFACS dirancang untuk membantu pemerintah Indonesia melestarikan hutan tropis, satwa liar, dan ekosistem (termasuk penyediaan air bersih, pengurangan erosi tanah, ketahanan pangan, dan penyerapan karbon). IFACS berusaha untuk mencapai tujuannya dengan bekerja dengan berbagai instansi pemerintah, LSM, dan mitra sektor swasta dalam delapan wilayah di seluruh Indonesia untuk mempromosikan dan melatih mitra dalam megadopsi praktek pengelolaan terbaik (BMP). TFF bergabung dengan proyek IFACS pada tahun ketiga dari proyek empat tahun. Tugas TFF adalah melatih HPH seperti yang didefinisikan dalam RIL Standard. TFF akan memberikan pelatihan kepada sebelas konsesi hutan alam dan melaksanakan program pelatihan ini selama tiga tahun.

Proyek G I Z

GIZDengan Forests and Climate Change Programme (FORCLIME), Jerman mendukung upaya Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan, untuk melestarikan keanekaragaman hayati hutan, dan menerapkan manajemen hutan lestari. Kesepakatan antara FORECLIME dan TFF ditandatangani pada tahun 2014, untuk melakukan studi banding pembalakan secara konvensional dilakukan di Indonesia dan pembalakan berdampak rendah (RIL) manajemen di mana prinsip dan praktek RIL telah diterapkan. Penelitian ini berusaha untuk mempengaruhi praktek di daerah penelitian RIL dalam rangka untuk mengevaluasi produktivitas mesin, kerusakan tanah, pemanfaatan kayu log, dan penyimpanan biomassa.

Armstrong World Industries, Inc.

Armstrong Perusahaan pembuat lantasi kayu terbesar di dunia Armstrong World Industries, Inc., bermitra dengan Tropical Forest Foundation (TFF) untuk mempromosikan praktek pengelolaan hutan yang bertanggung jawab. Armstrong membutuhkan pemasok kayu untuk mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku, termasuk yang meliputi bahan baku dan tenaga kerja. Kurang dari 5% dari pembelian kayu Armstrong berasal dari hutan tropis. Armstrong meminta pemasok untuk mendokumentasi verifikasi kepatuhan mereka dengan aturan dan peraturan nasional dan internasional yang mengatur jenis kayu tropis tertentu.

Proyek KfW / GFA

gfa logo01Salah satu tujuan dari FORCLIME adalah untuk mendorong pengelolaan hutan lestari dalam kawasan proyek dengan mengembangkan model manajemen yang dapat diuji dan ditingkatkan. Bekerja sama dengan PT Sumalindo yang mengelola konsesi penebangan di Berau, Kalimantan Timur di bawah lisensi jangka panjang. FORCLIME telah mengidentifikasi kebutuhan untuk menyelidiki praktek-praktek penebangan PT Sumalindo Lestari Jaya IV untuk melihat apakah penerapan RIL dapat mengurangi kerusakan lingkungan dan lebih hemat biaya daripada pembalakan konvensional, sehingga menunjukkan insentif untuk menerapkan praktek-praktek yang mengurangi emisi karbon melalui lebih baik retensi biomassa hutan. & Amp; nbsp; TFF akan menerapkan studi untuk membandingkan penebangan secara konvensional dilakukan di Indonesia, untuk rezim penebangan di mana prinsip-prinsip dan praktek mengurangi dampak penebangan telah diterapkan. & Amp; nbsp; Tujuan dari penelitian ini akan memungkinkan, aspek ekologi dan biaya lingkungan untuk dibandingkan serta setting panggung untuk perbandingan potensi pengurangan emisi karbon melalui pengelolaan hutan ditingkatkan.

Program Update & Participants

Legal Verified woodPT Sarmiento Parakantja Timber, 216,580 ha concession in Central Kalimantan has just been awarded the TFF has awarded the “Legal Verified” mark after passing external audit  against the RIL technical standard.  This mark of achievement follows closely on the addition of two new participants in TFF's "Forest-Market Linking Program.

    1. PT Wapoga Mutiara II, independently audited by SmartWood against the SmartWood VLO standard (equal to TFFs ‘Legal Origin’ standard), signed an agreement with TFF on December 17, 2009, committing the concession to full adoption of the RIL practices.   This is the second ‘Merbau’ producing concession to be awarded a certificate of legal origin but only the first concession in Papua to sign on to TFFs ‘Forest-Market Linking Program’.

  1. PT Sindo Lumber, independently audited by TUV against the TFF ‘Legal Compliance’ standard, signed an agreement with TFF on January 1, 2010 committing the concession to full adoption of RIL within 2 years.  Sindo is the sister company of PT Indexim Utama who is already a participant in the TFF ‘Forest-Market Linking Program’.

This now puts the natural forest area under direct participation in TFFs ‘Forest-Market Linking Program at over 1.12 million hectares.

Providing independent and highly credible verification of legality …. A chain-of-custody system from the forest to and through the industry …. and, clear evidence of improved forest management, TFF’s Forest-Market Linking Program is the next best thing to full forest certification!

Since it’s official launch in mid-2007, this program has received strong endorsement from the Indonesian forest industry and has been welcomed by importers into the North American, European Union, and Australian markets.

Market pressure is brought to bear on forest management concerns in a way that is practical and delivers results.   At the same time, buyers receive assurances of legality that will pass any test.

Here are our current participants in this program. For a description of the marks of recognition, take a minute or two and read a more detailed description of our Forest-Market Linking Program. The Legality Standards applied under the independent audit, are the strongest that have been developed in Indonesia.

 

No.

Certificate

Concession Name and Area

Industry Main Products
1.

RIL Verified

A06203

PT. Erna Djuliawati, Central Kalimantan

184,206 ha

PT Erna Djuliawati, Sanggau, West Kalimantan General plywood products; truck and container flooring; decorative panels; floor base & engineered flooring
2.

RIL Verified

A06202

PT Sari Bumi Kusuma,
Central Kalimantan

147,600 ha

PT Sari Bumi Kusuma & Harjohn Timber, Pontianak, West Kalimantan General plywood products; moulding products (Bankirai specialist)
3.

Legal Verified

A06204

PT Roda Mas Timber,
East Kalimantan

99,520 ha

PT Tirta Mahakam
Samarinda
East Kalimantan
General plywood products; floor base; engineered flooring; Meranti moulding
4.

Legal Verified

A06205

PT Indexim Utama

52,480 ha

PT Surya Satria Timur, Banjarmasin, South Kalimantan General plywood products; Bangkirai logs sold to export manifacturer
5.

Legal Verified

A06206

PT Gema Hutani Lestari

148,450 ha

PT Ketingan Timber Celebes, Makasar, South Sulawesi General Plywood products; rough Meranti lumber; Meranti moulding products
6.

Legal Verified

A06207

PT Sarimiento Parakantja Timber

216,580 ha

Kayu Lapis Industries, Semarang, Central Jawa General plywood products; engineered flooring; knock down furniture, general moulding products, fencing panels, etc.
7.

Legal Verified wood

A06207

PT Wapoga Mutiara II Papua

196,900 ha

PT Wapoga Mutiara
Biak
Papua
General plywood and block board products; Merbau lumber and moulding products
8.

Lega Verified

A06208

PT Sindo Lumber
Central Kalimantan

76,925 ha

PT Surya Satria Timur
Banjarmasin
South Kalimantan
General plywood products; Meranti mouldings

 

Legal Verified wood

A06207

PT Wapoga Mutiara II Papua

196,900 ha

PT Wapoga Mutiara
Biak
Papua
General plywood and block board products; Merbau lumber and moulding products